March 30, 2014

[CHARACTER SHEET] MANGGALE - SIGALE-GALE

IDENTITAS DASAR
Penulis : Ulfah Oktarida Sihaloho
Nama : Manggale
Julukan : Sigale-gale
Pekerjaan : Gentayangan di sekitar Danau Toba
Umur : 17 tahun saat meninggal, sekarang 900 tahun.
Jenis Kelamin : Laki-laki
Ras : Hantu Batak
Tipe Petarung : Jarak dekat, menengah dan jauh
Kegemaran : Menari tor-tor, memainkan sordam dan Gondang Sabangunan, menggalau di tepi danau toba, berdoa (dia tak bisa mendengar orang berdoa, bukan berarti dia tak dapat berdoa), suka makan ikan gulai arsik dan lemang (tapi udah mati dianya).
Ketidaksukaan : Takut pada tikus, takut sama ayahnya, takut sama neneknya.
Kepribadian : Polos, konyol, simple, walaupun anak raja, dia termasuk mandiri, lumayan kolot, hanya menguasai bahasa batak (baru belajar bahasa indonesia setelah nanti mengikuti battle of realms), sangat menghormati sang ayah walaupun dia seorang hantu, akan marah jika sukunya di remehkan, cara bicaranya seperti membentak, tapi sebenarnya orangnya sangat baik, walaupun masih berbahasa batak namun sebenarnya dia cepat belajar, suka menolong. .

DESKRIPSI FISIK DAN PENAMPILAN
Tinggi/Berat : Wujud roh: 175 cm/65 kg | Wujud boneka gale: 180 cm/75 kg.
Kepala :
  • Kepala roh: Rambut hitam mengkilau seperti tidak pakai shampoo (?) dengan model rambut laki-laki biasa, rapi 2 sisir mungkin (?), hidung mancung, warna kulit sawo matang atau hitam manis (?) tapi terawat, bibir atas tipis, namun bibir bagian bawah agak tebal, rahang tegas, mata berwarna coklat kayu, wajah indonesia asli.
  • Kepala boneka gale: Boneka kayu dengan ciri wajah persis seperti deskripsi di atas, mata dilukis. Warna wajah kecoklatan.
Tubuh :
  • Boneka: Memakai sorotali (ikat kepala yang dibuat dari tembaga,emas dan kain kani merah) motif, memakai pakaian hitam lengan panjang (kayak jas deh), ulos berwarna hitam merah di selempangkan di bahunya, celana hitam keeper, sepatu punya bapak-bapak kerja.
  • Roh: Memakai baju hitam dan celana hitam (supaya matching, nanti kalau pake baju putih jadi belang (?) dia kan item), memakai sendal jepit, cara manggale membawa boneka adalah dengan merasuk ke dalam boneka tersebut. Kalau manggale tidak berada di dalam boneka, dia akan menggendong boneka manggale di belakangnya.
Senjata : Benang yang terdapat dalam boneka gale, keluar dari sendi-sendi boneka dan kemenyan yang disimpannya di kantong baju boneka. Ntah untuk apa (?).

KEMAMPUAN DAN KELEMAHAN
Kemampuan : Roh Manggale:
  • Menguasai mossak batak (bela diri batak) dengan sabuk ingsun (sabuk tertinggi dalam mossak batak).
  • Dapat menggerakkan benda tanpa menyentuhnya (telekinesis).
  • Dapat berpindah tempat dengan cepat (kayak hantu-hantu di film-film).
  • Dapat menembus benda padat.
  • Dapat menggerakkan boneka sigale.
  • Dapat tak terlihat selama 20 menit.
Boneka Manggale:
  • Dapat mengeluarkan tali yang sangat tajam dari ujung jarinya, yang dapat memotong apapun.
  • Dibuat nggak dari kayu sembarangan (kayu sakti) sehingga kayunay nggak akan rusak oleh benda tumpul (benda tajam bisa).
Kelemahan :
  • Kalau dia berwujud boneka, tali-tali yang menyatukan bagian-bagian dari tubuh boneka itu (sendi-sendi boneka), apabila satu talinya putus, akan menyebabkan roh manggale tak dapat mendiami boneka gale.
  • Dan apabila semua tali-tali fatal yang menghubungkan sendi-sendi boneka gale putus, roh manggale pun dapat menghilang.
  • Rohnya dapat musnah jika dibacakan doa oleh siapapun asalkan orang itu percaya akan tuhan.
  • Dalam bentuk roh, manggale memang dapat menghilang seperti hantu pada umumnya, namun dibatasi hanya dalam waktu 20 menit, lebih lama dari itu dia akan musnah.
  • Roh manggale tidak dapat berbuat banyak selain memindahkan barang-barang.

LATAR BELAKANG
Realms : Pulau Samosir, Sumatera Utara
Realms Trademark : Manggale tinggal di rumah adat batak toba yang tersisa di pulau samosir, namun dia sering juga menginap di mesjid-mesjid dan di pinggiran danau toba.
Kehidupan Sebelum Turnamen : Manggale tadinya adalah seorang pangeran batak yang tinggal di toba. Suatu hari, manggale terkena sebuah penyakit misterius yang tak dapat diobati oleh dukun setempat (yang setelah 700 tahun kemudian, baru manggale tahu bahwa itu demam berdarah) yang mengakibatkan manggale kehilangan eksistensinya sebagai manusia. Manggale tak dapat kembali ke tuhan disebabkan karna ada 1 masalahnya di dunia yang belum selesai. Jadilah dia bergentayangan selama 900 tahun.

Suatu hari, ayah manggale membuat sebuah patung karna sangat rindu pada manggale yang sudah meninggal. Manggale penasaran, apa guna patung itu? manggale mencoba konsentrasi... menatap mata patung itu.. dan husss..! tiba-tiba manggale sudah berada di dalam patung itu. Manggale bingung, dia coba menari tor-tor, ternyata memang dia bisa! Sejak itu, manggale sering main dengan masuk ke dalam patung Gale. dia kerap kali mengerjai orang-orang dengan hanya menari tor-tor. Sejak itulah, beredar gosip kalau tarian itu merupakan tarian kesedihan. Manggale terkejut, dan sejak itulah, manggale tak mau lagi masuk ke si Gale.

Keseharian roh manggale sekarang adalah menggalau di tepi danau toba, joget tor-tor, tidur-tiduran, kadang jagain mushollah (tadinya manggale beragama batak asli, setelah gentayangan sekian lama akhirnya manggale mendapat hidayah dan allhamdulilah masuk islam), gangguin tetangga (dia kan hantu) banyakan sih mainin boneka si gale-gale, dan juga cerita-cerita sama tabib deket-deket situ.
Cerita Kematian : Di suatu hari yang cerah, manggale sedang bermain dengan boneka gale. manggale melihat orang yang sedang kebingungan memakai jubah hitam. Karna kasihan, manggale pun datang menjumpai orang berambut seperti ayam jantan berwarna merah itu. “mangalului aha abang? (mencari apa abang?)” tanyanya, tidak lupa dengan senyum paling manis yang dia bisa. Orang itu lantas berbalik. Terlihatlah rambutnya yang bermodel entah apa itu. orang itu menatap manggale aneh “apa?” tanyanya. “mangalului aha abang?” tanya manggale, masih dengan senyum tulusnya. Orang itu terdiam. Mencoba mencerna. “kenal seseorang yang namanya...” orang itupun mencari-cari di dalam bukunya “ahh.. namanya saya lupa. Dia Orang sekitar sini. Yang sering bawa boneka. Kenal?”. Giliran manggale yang bingung. Manggale mengerutkan dahinya. Apa maksudnya? Manggale hanya menatap orang itu. bengong. “ahh kalo nggak kenal yaudah” kata si orang itu, lalu beranjak pergi.

Sudah 2 jam lebih Hyvt berkeliling di sekitar pulau samosir, tapi dia tak kunjung menemukan orang yang dicarinya. Ada apa ini? Alamatnya salah?. Hyvt melihat lagi di sekitarnya. Akhirnya hyvt memutuskan untuk berfoto dulu di pinggiran danau toba “jarang-jarang ke Medan. Lebih bagus bikin kenangan dulu” lalu hyvt mulai ber-selfie. Selesai ber selfie, hyvt pun pergi lagi mencari manggale. Akhirnya dia bertanya pada ibu-ibu penjual oleh-oleh “permisi bu maap, ada nggak orang sekitar sini yang suka bawa boneka?” “kau cari sigale-gale ya? Si gale-gale di komplek pemakaman raja sidabutar, bukan disini. Lurus aja, nanti belok kiri, terus ada tuh nanti bacaannya” “oh gitu ya bu. Terimakasih ibu” kata Hyvt. Setelah mengikuti saran dari si ibu tadi, akhirnya Hyvt sampai di makam raja. Terlihat olehnya seorang laki-laki tua yang sedang memegang boneka “nah itu dia” katanya. Dengan jurusnya, hyvt mematikan laki-laki itu.Hyvt membisiki telinganya “selamat bergabung, wahai manusia terpilih” katanya.

Manggale terkejut melihat itu. lalu, hyvt tiba-tiba di telpon oleh kawannya “apa? Salah orang? Jadi yang mana?! kan dia megang boneka... apa? Namanya manggale ternyata?” Hyvt akhirnya sadar dia salah orang. orang orang telah mengerubungi mayat bapak tua tersebut. Hyvt pura-pura gak kenal, langsung lari “mati aku mati!! Manggale itu siapaa sih!” kata hyvt kesal “mangalului ahu bang?” tiba-tiba manggale datang, manggale baru saja mengambil boneka gale. “eh apa? itu.. boneka? Jangan jangan... tapi kok udah mati?” pikir Hyvt mempertimbangkan “kubawa aja deh” akhirnya Hyvt menarik gale “follow me, nak!! Selamat bergabung, wahai makhluk terpilih!” “aha?” kata manggale bingung. “DAKUBOTOOOO!! (aku nggak tahu apa apa!!)” manggale panik.
Motivasi : Dipaksa ikut oleh Hyvt, dia tak tau akan dibawa kemana. Tapi ketika hyvt menyebut tentang kehidupan setelah kematian, bahwa semua orang yang ada di sana sudah mati, Manggale akhirnya menemukan tujuannya. Tujuannya adalah untuk mengetahui kenapa dia masih bergentayangan di dunia sampai saat ini.

Share this character sheet:

2 comments:

  1. OC yang bikin aku penasaran karena legenda-nya yang membuatku trenyuh, di balik galaknya orang Batak ternyata menyimpan kasih sayang luar biasa pada anaknya. :')

    ReplyDelete
  2. Pengen ketawa ini sama cerita kematiannya >.<

    ReplyDelete

Silakan meninggalkan komentar. Bagi yang tidak memiliki akun Gmail atau Open ID masih bisa meninggalkan komentar dengan cara menggunakan menu Name/URL. Masukkan nama kamu dan juga URL (misal URL Facebook kamu). Dilarang berkomentar dengan menggunakan Anonymous dan/atau dengan isi berupa promosi produk atau jasa, karena akan langsung dihapus oleh Admin.

- The Creator -