March 9, 2014

[CHARACTER SHEET] LAZUARDI - SAKRIFAR

IDENTITAS DASAR
Penulis : Po
Nama : Lazuardi (biasa dipanggil Lazu atau Laz)
Julukan : Sakrifar
Pekerjaan : Petualang
Umur : 22 tahun
Jenis Kelamin : Jantan
Ras : Matoi
Tipe Petarung : Jarak dekat
Kegemaran : Makan, minum, merenung, bercakap-cakap santai.
Ketidaksukaan : Kekeringan, orang jahat.
Kepribadian :
  • Pemalu, melankolis, baik hati, ingin tahu, senang berpetualang.
  • Teliti, memperhatikan hal-hal kecil tentang suatu objek atau seseorang.
  • Hampir tak pernah berlari atau bergerak cepat.
  • Bisa berbicara dengan tempo normal, sangat lambat, atau sangat cepat.
  • Bila benci tak mudah mengatakan, tapi akan mendendam tanpa melupakan.
  • Tak mudah menemukan teman, tapi bila menganggap penting seseorang, Lazuardi akan berupaya tak kenal lelah untuk melindungi.

DESKRIPSI FISIK DAN PENAMPILAN
Tinggi/Berat : 150 cm/tidak diketahui
Kepala : Hidung, mulut, gigi seperti seperti manusia.Wajahnya seperti wajah remaja lelaki imut hanya saja seluruhnya biru translusen kecuali mata. Mata mirip mata manusia hanya saja kadang bercahaya warna-warni seperti permata.
Tubuh : Humanoid, dua lengan dua tungkai satu kepala, badan kurus, tinggi 150 cm, berat entahlah. Tak memakai baju atau celana, sekujur tubuh berwarna biru translusen (tembus cahaya sebagian) mirip ubur-ubur atau jeli, konsistensinya juga lembek mirip seperti jeli tapi tidak lengket, kadang terlihat urat seperti pembuluh darah di dalam tubuh translusennya yang akan menyala merah terang kalau sedang marah, hijau kalau sedang bahagia, dan ungu kalau sedang bersedih.
Senjata : -

KEMAMPUAN DAN KELEMAHAN
Kemampuan :
  • Cerdas dan jeli dalam mendeduksi (mengetahui data-data, sifat, fungsi benda, makhluk, atau keadaan, dari hal-hal sekitar).
  • Tubuh kenyal membal dan sulit dilukai dengan benda tumpul seperti tinju, tendangan, palu, bahkan peluru (asal bukan peluru tajam).
  • Mampu berenang sangat lincah seperti melayang di dalam air bahkan nyaris tanpa menggerakkan anggota badan sama sekali.
  • Dapat minum dan menyerap air dalam jumlah besar dengan waktu sangat cepat dari permukaan atau benda apa pun yang disentuh (lima liter dalam satu detik).
  • Tahan panas atau dingin bila tak ada luka tajam terbuka di badan.
  • Enshaka. Lazu punya adalah parasit yang kuat dan super adaptif. Segala jenis benda mati atau makhluk hidup dapat dijadikan inang hingga termakan oleh Lazu. Dengan sentuhan fisik ke calon inang, bagian tubuh Lazu yang menyentuh akan putus dari badan Lazu dan menanamkan diri ke dalam tubuh benda atau makhluk. Tubuh asal Lazu (yang kehilangan anggota badan) disebut fase utuh, Komponen tubuh yang menginfeksi disebut fase parasit. Langkah selanjutnya adalah konsumsi dan penggantian jaringan tubuh inang.

    Semua jenis zat (mineral, vitamin, protein, karbohidrat, lemak, struktur kimia sederhana, otot, daging, tulang, saraf, apa kek) akan dimakan pelan-pelan sebagai nutrisi bagi komponen tubuh Lazu yang memasuki inang.

    Makin banyak makanan tersedia, komponen tubuh Lazu akan tambah besar sampai akhirnya menggantikan keseluruhan tubuh inang. Saat komponen tubuh Lazu telah memakan otak inang, maka otak tersebut digantikan oleh struktur saraf milik Lazu. Inang yang telah mati dimakan dan digantikan seluruh selnya adalah menjadi tubuh fase utuh Lazu yang kedua.

    Dari awal penanaman sampai proses penggantian selesai, tubuh asal Lazu (tubuh yang terputus komponennya) tak boleh melangkah pindah satu langkah pun dari tempatnya berada, atau proses konsumsi akan terhenti. Proses konsumsi inang bisa berlanjut saat Lazu berdiam diri dan kembali berkonsentrasi agar komponen tubuhnya yang tertanam di makhluk/benda lain dapat melanjutkan penggantian tubuh inang (seperti mengunduh data, bisa terhenti dan berlanjut).

    Dengan Enshaka, Lazu dapat memiliki banyak tubuh, namun dengan satu jiwa / pusat kesadaran dan indera yang kolektif (Lazu 1 dapat melihat apa yang dilihat oleh Lazu 2 begitu pula sebaliknya, Lazu 1 dapat mengetahui tekstur benda yang disentuh oleh Lazu 2, dsb).

    Penghisapan nutrisi dari satu jenis inang dapat memberikan efek berupa struktur tubuh dan kemampuan khusus pada Lazu yang tumbuh menggantikan inang tersebut, tapi tidak untuk Lazu yang lainnya. Kemampuan yang terbentuk bukanlah kemampuan khusus yang persis sama seperti milik inang sebelumnya sewaktu hidup, tapi bervariasi tergantung interaksi antara sel Lazu dengan sel inang. Saat proses pembentukan tubuh Lazu yang baru sudah sempurna, komponen tubuh Lazu yang terputus akan mulai tumbuh kembali. (Beragamnya kemampuan khusus semua tubuh Lazu yang lain diserahkan pada penulis lawan ataupun panitia yang melibatkan Lazu dalam cerita mereka, agar bebas).

    Tubuh Lazu satu dengan lainnya bisa bersatu dalam proses yang disebut Unifikasi. Juga berguna untuk menyembuhkan luka akibat amputasi komponen tubuh.
Kelemahan :
  • Tidak tegaan, tidak suka bertarung.
  • Semua Lazu berbagi indera sensoris (kecuali kemampuan khusus), berarti luka, rasa sakit yang dirasakan oleh satu Lazu, akan dirasakan pula oleh Lazu yang lain.
  • Bunuh satu Lazu, Lazu yang lain tak bisa bergerak selama satu jam penuh akibat rasa sakit yang luar biasa. Berlaku kelipatan.
  • Tak boleh bergerak bila ingin merampungkan proses konsumsi inang tanpa tersendat.
  • Kemampuan Enshaka bersifat makan tuan. Dengan mengamputasi diri sendiri untuk menanamkan komponen tubuh ke benda/makhluk lain, cairan tubuh Lazu akan keluar dengan cepat seperti bocor. Tubuh Lazu 95% terdiri dari air. Lazu tak punya sistem pembekuan luka sehingga 'perdarahan' takkan berhenti kecuali setelah Lazu berikutnya terbentuk sempurna (harus menunggu konsumsi inang selesai, baru luka mulai menutup), atau disambung oleh tubuh Lazu yang lain dengan Unifikasi, atau mati kering terlebih dulu.
  • Makin kecil komponen yang diputuskan untuk ditanam sebagai parasit, makin lama waktu konsumsi, sehingga Lazu harus mencari waktu dan tempat untuk sembunyi dan berdiam diri sementara proses konsumsi berlanjut di tempat lain, sementara luka akibat amputasi akan terus mengeluarkan air.
  • Senjata tajam akan mudah membuat luka bocor pada tubuh Lazu (kebalikan dari senjata tumpul yang sulit melukai Lazu).
  • Lazu hanya tahan panas atau dingin bila tak ada luka. Bila sudah ada luka terbuka (termasuk amputasi Enshaka yang dilakukannya sendiri, api akan mudah menguapkan air dalam tubuh Lazu. Es juga akan mudah membekukan tubuh Lazu sehingga tak berfungsi atau mati. Kelemahan ini berlaku untuk tubuh Lazu fase utuh, bukan komponen tubuh yang ada di fase parasit. Komponen tubuh dalam fase parasit justru dapat memanfaatkan dan memakan energi panas atau dingin untuk pertumbuhannya.
  • Fase parasit dapat dihentikan pertumbuhannya dengan mengamputasi anggota tubuh yang sudah termakan/terambil alih sampai terpisah dari tubuh korban. Bila ada perubahan bentuk inang seperti ini atau lainnya (misal fase parasit Lazu sedang menginfeksi sebuah batu, lalu batunya dihancurkan), fase parasit Lazu gagal dan harus pindah ke benda/makhluk lain, sementara fase utuh Lazu akan terus terluka di tempat lain.

LATAR BELAKANG
Realms : Aspemina, sebuah planet dengan teknologi canggih dan berbagai aspeknya seperti kehidupan alam liar yang terjaga, berbagai ras cerdas yang unik, dan jarang terjadi perang.
Realms Trademark : Laut dalam. Terumbu karang, ikan, gurita, ganggang, paus, dan sebagainya.
Kehidupan Sebelum Turnamen : Lazuardi adalah makhluk unik. Induknya adalah seekor fitoplankton (tumbuhan mikroskopis) dan sebuah virus parasit laut yang sangat kuat, yang menikah karena saling jatuh cinta. Melalui proses perkawinan yang entah bagaimana, lahirlah Lazu kecil yang tumbuh dengan cepat. Sifat parasit sang ayah (?) bersilangan dengan kemampuan pertumbuhan sang ibu (?) fitoplankton yang hebat, membuat Lazu menjadi organisme yang mampu menjadi parasit yang tumbuh dengan cepat dan berdaya infeksi luar biasa.
Cerita Kematian : Suatu ketika, ada kontes mojang jajaka untuk menentukan manakah makhluk paling tampan dan cantik di seluruh penjuru lautan Aspemina. Lazu berhasil mencapai semifinal, namun adanya seekor rubah laut yang sangat tampan membuat Lazu depresi karena merasa tak mungkin menang. Depresi tak tertahankan, matilah dia.
Motivasi : Dari perbincangan dengan salah satu Hvyt, ada cerita bahwa Dewa Thurqk memiliki sebuah planet dengan lautan terindah di seluruh alam semesta. Lazu ingin memperoleh planet tersebut sebagai hadiah untuk dia miliki.

Share this character sheet:

4 comments:

  1. Sayang sekali mahkluk ini tidak memiliki darah

    ReplyDelete
  2. Apa berarti Lazu tidak bisa bertarung di daratan?

    ReplyDelete
  3. Anonymous17/3/14 09:17

    Bisa ko tarung di daratan. Kan gak ada keterangan bahwa dia gak bisa tarung di darat. Cuma kalo di air, dia bisa berenang dgn cepat lincah bgt - Po

    ReplyDelete

Silakan meninggalkan komentar. Bagi yang tidak memiliki akun Gmail atau Open ID masih bisa meninggalkan komentar dengan cara menggunakan menu Name/URL. Masukkan nama kamu dan juga URL (misal URL Facebook kamu). Dilarang berkomentar dengan menggunakan Anonymous dan/atau dengan isi berupa promosi produk atau jasa, karena akan langsung dihapus oleh Admin.

- The Creator -