Showing posts with label Group J. Show all posts
Showing posts with label Group J. Show all posts

April 17, 2014

[ROUND 1 - J] BAIKAI KUZUNOHA - SPARKS: UNNECESSARY BATTLE

[Round 1-J] Baikai Kuzunoha
"Sparks: Unnecessary Battle"
Written by Nibelhero

---

"Your path in life will affected by other people sparks... And in turn... your path in life also acts as a spark for other people...."
- Lou Chyper


Prologue

Thurqk, sosok merah yang mengaku Dewa pencipta, Dewa pemilik seluruh alam, sudah memberikan titahnya."Jangan membuatku bosan," nadanya mengancam."Aku tidak menciptakan makhluk hanya untuk menjadikan mereka seorang pengecut."

Setelah berkata seperti itu, dia beranjak pergi dari Balkon. Para makhluk terbang suruhannya bergerak, mengangkut seluruh 'mereka yang terpilih' ke suatu tempat yang belum mereka ketahui. Suara riuh rendah dari seluruh peserta yang diangkut menjadi penanda bahwa Battle of Realms telah dimulai.

***

April 13, 2014

[ROUND 1 - J] DEISMO - RETURN OF THE FAKE GHOST!!

[Round 1-J] Deismo
"Return of The Fake Ghost"
Written by Overlord HALL

---

Deismo mendengar suara kain yang diterpa angin, kesadaranya mulai kembali. Suara itu adalah suara jubahnya sendiri yang diterpa oleh angin.

Perlahan-lahan ia membuka matanya,  hingga akhirnya dia menyadari dirinya sedang terbang di langit dengan awan-awan hitam, pemandangan seperti itu pernah ia lihat ketika penciptanya, Duster menerbangkanya ke angkasa untuk mengetes sebuah benda yang disebut Roket.

“Dimana ini...?”

“Jangan khawatir, aku akan mendaratkanmu dengan aman” Suara yang sangat datar diikuti oleh suara kepakan sayap terdengar dari belakang Deismo, sekilas dia melihat siapa yang di belakangnya, makhluk berkulit merah dengan sayap hitam memegang kedua tanganya sambil terbang di atas awan-awan hitam, kalau tidak salah namanya Hvyt.

April 10, 2014

[ROUND 1 - J] RAVELT TARDIGARDE - DECLARATION OF WAR

[Round 1-J] Ravelt Tardigarde
"Declaration of War"
Written by Harid Ziran

---

Prelude
 “Apa aku salah??” pertanyaan – pertanyaan mulai timbul dikepalanya.

“Apa….apa yang telah kulakukan?Kenapa…….seperti ini??Dimana salahku?Apakah membunuh dewa yang menyebabkan penderitaan kepada manusia adalah sebuah kesalahan??”

“Apakah ini yang namanya hukuman Tuhan?”

“Kalau memang ini hukuman Tuhan…..” Ravelt bangkit, berdiri, lalu menyeka air matanya.

“Biar aku yang menanggungnya sendiri..”

Recreate.”

April 7, 2014

[ROUND 1 - J] ANDHIKA KARANG -BUKAN MIMPI KAN

[Round 1-J] Andhika Karang
"Bukan Mimpi, Kan"
Written by Ihsan Abdul Aziz

---

Kara dan Eza tiba di realm yang asing bagi mereka. Lalu mereka terbang rendah untuk mulai mencari yang lain untuk bertarung sebagaimana yang Thurqk katakan di Devasche Vadhi. Di realm ini, banyak terdapat lubang-lubang dimensi. Ini bukan mimpi seperti dunia mimpi Kara. Ia telah lama mati. “Sialan..” ucapnya seperti nada datar walau pikirannya berkecamuk hingga kepalanya hampir saja berdetak seperti jantungnya, dan sampai-sampai matanya kedutan.. barangkali. Jelas ada yang meledak di dalam pikirannya, serpihan-serpihan teriakan yang lantang ada dalam benaknya.

“Gue benar-benar udah mati apa nggak, nggak yakin dah gue.  Apa benar ucapan Thurqk itu? Yang pasti gue jangan sampai tewas lagi!”

April 6, 2014

[ROUND 1 - J] CLAUDE & CLAUDIA - SOMEHOW OR ANOTHER, WE GOT AN ANABIOSIS

[Round 1-J] Claude & Claudia
"Somehow or Another, We Got an Anabiosis"
Written by Sam Riilme

---

Opened Curtain

Ketika Claudia Neuntzmann membuka matanya, adalah wajah kekasihnya – Claude Higglfiggr – yang pertama kali ia dapati setelah terbangun dari alam mimpi.

Claude menaruh kepala Claudia di pangkuannya sambil mengelus lembut rambut putihnya yang halus. Menyadari Claudia sudah terbangun, iapun menatapnya hangat, seraya menyapa,

“Selamat pagi, tuan putri. Tidurmu kelihatannya nyenyak sekali.”

Claudia mengerjapkan matanya beberapa kali. Kemudian ia melihat ke sekeliling.

Tempat yang asing. Lagi.