Intro
Langit merah terbentang di langit-langit sebuah ladang berumput kemerahan yang dibatasi lautan kemerahan pula. Serangga – serangga penghuni pulau itu merasa resah dan bersembunyi di balik rerumputan tinggi pulau itu.
Para Hvyt berterbangan membawa peserta turnamen kembali ke tempat peristirahatan mereka, Cacadha Vadhit.
Salah satu diantaranya adalah Slime biru kita, Emils. Hvyt menurunkan mahluk cair itu dengan perlahan sampai dia menyentuh tanah, lalu pergi tanpa mengucapkan sepatah katapun.
Emils merasa ganjil karena kali ini para Hvyt tidak melemparkan mahluk bertubuh cair yang pernah mengejek dewa mereka itu. Mungkin benar kata mereka bahwa salah satu Hvyt merusak kesenangan si dewa dengan mensabotase Emils di awal ronde kedua.
Emils mengumpulkan semua cairan tubuhnya, lalu membentuk tubuh manusianya. Namun, ada kejanggalan pada bentuknya hanya tubuh atasnya saja yang terbentuk, sedangkan tubuh bawahnya masih berupa gumpalan air.