Showing posts with label Lamashtu. Show all posts
Showing posts with label Lamashtu. Show all posts

July 27, 2014

[ROUND 4 - LAMASHTU] LAZUARDI - KELAHIRAN

[Round 4] Lazuardi vs Lamashtu
"Kelahiran"

Written by Po
 
---

Sepanjang hidupnya, sepanjang ingatannya, Lazu selalu dihantui. Lazu selalu merasa tindakannya bukan murni berasal dari idenya sendiri.

Ada sebuah suara yang memberinya gagasan-gagasan.

Buat si wanita berpupur putih kasihan padamu. Keringkan si jubah dan si baton, minum cairan tubuh mereka.

Tidak hanya Lucia, Colette, Stallza. Semua yang ia lawan dan ia buat cacat atau bunuh. Semua adalah ide dari suara itu. Lazu ingin membungkamnya, tapi bagaimana cara membungkam suara dari dalam kepalanya?

Adu domba mereka. Pancing mereka saling bunuh bagaimana pun caranya. Atur arah serangan pengendali es itu agar membunuh wanita pengindera air.

Kadang ia bisa melawan. Kadang ia tidak. Ia pernah bertanya pada Ayah dan Ibu tentang suara ini. Mereka diam sejenak, lalu menceritakan sesuatu hal.

July 23, 2014

[ROUND 4 - LAMASHTU] SJENA REINHILDE - TUTORIAL

[Round 4 - Lamashtu] Sjena Reinhilde
"Tutorial"

Written by Bayee Azaeeb

---
 
 1 : How to make this game more interesting
Kilat's POV
[09.20 AM]

Aku tak mengenal bagian dari maze ini. Aku tak ingat melewati tikungan ini. Sesaat lalu, aku tak berada disini. Apakah Thurqk memiliki sihir lagi untuk maze ini?
Akupun meragukan diriku sendiri. Ingatanku pun tidak bisa kuandalkan untuk saat ini. Yang bisa kuandalkan saat ini hanyalah insting dan Katana Putih yang tak pernah jauh dariku.

Sayup-sayup kudengar suara pekikan mengerikan dari kejauhan. Monster itu, Lamashtu. Apakah dia yang melakukan semua ini?
Apakah ada hal yang lebih buruk daripada cyborg? Tentunya itu adalah Lamashtu.
Di masa depan kami telah mempelajari bagaimana menggabungkan manusia dengan teknologi nanotech untuk meningkatkan kemampuan. Tapi penggabungan manusia dengan hewan? Beberapa jenis hewan? Kepala singa, gigi dan telinga keledai, badan manusia, kaki burung.  Aku yakin Thurqk tidak punya jiwa seni. Atau mungkin ia hanyalah seorang psikopat.

Aku mulai mengerti kenapa orang menjadi Demon Hunter. 

"Sshhhhh...."