---
Sepanjang hidupnya, sepanjang ingatannya, Lazu selalu dihantui. Lazu selalu merasa tindakannya bukan murni berasal dari idenya sendiri.
Ada sebuah suara yang memberinya gagasan-gagasan.
Buat si wanita berpupur putih kasihan padamu. Keringkan si jubah dan si baton, minum cairan tubuh mereka.
Tidak hanya Lucia, Colette, Stallza. Semua yang ia lawan dan ia buat cacat atau bunuh. Semua adalah ide dari suara itu. Lazu ingin membungkamnya, tapi bagaimana cara membungkam suara dari dalam kepalanya?
Adu domba mereka. Pancing mereka saling bunuh bagaimana pun caranya. Atur arah serangan pengendali es itu agar membunuh wanita pengindera air.
Kadang ia bisa melawan. Kadang ia tidak. Ia pernah bertanya pada Ayah dan Ibu tentang suara ini. Mereka diam sejenak, lalu menceritakan sesuatu hal.