Banyak yang mengatakan bahwa tragedi dapat disulap menjadi sebuah komedi -bila tragedi tersebut disuguhkan dalam nampan yang benar. Banyak yang mengatakan bahwa butuh sebuah sirkus agar manusia mau memperhatikan kehidupan orang lain. Maka tak jarang manusia menertawakan jatuh bangunnya seseorang –baik tawa senang maupun gelak canda. Hidup Peace Maker pun tak jauh berbeda.
Tidak ada yang lebih menarik dibanding menyaksikan kejatuhan seorang tokoh super. Manusia yang penasaran akan terus mengikuti kehidupannya. Tentu ada pula yang berharap cerita belum berakhir, ada yang berharap kejatuhan berarti selesainya hidup. Begitupun Peace Maker.
Saat ini Mba Irwin, sang Peace Maker, menatap tingginya lubang. Ia menghela napas dan hanya bisa mengangkat tangannya, berusaha menggapai angkasa yang terlihat jauh. Tak tergenggam, tak tergapai.
Mba Irwin. Perempuan pahlawan perang yang memiliki wajah tak tersembunyi di balik topeng. Rambut pelangi penghancur terror adalah nama yang sempat disematkan korban perang. Tapi Malaikat Penghancur berbaju hitam juga disematkan oleh para pengabdi perang. Ia memiliki wajah yang dinilai berbeda bagi tiap kubu.